Maaf.. karena
aku tidak pernah membaca isyarat itu,
Meski dalam nyata aku benar
membacanya…
Maaf.. untuk setiap langkah yang aku anggap tidak
lebih dari sekedar,
dan aku nyata mengabaikanmu dalam sebuah pengecualian..
Maaf.. untuk semua hujanmu yang selalu aku anggap sebagai gerimis tanpa tujuan…
Maaf untuk semua titik yang kau hadiahkan.. dan
aku tidak pernah menjadikannya sebagai garis pengakhiran..
Maaf… karena aku menjadi sebab sakit itu…
Aku memilih diam..
Dan kamu..
Aku cukupkan..


0 komentar:
Posting Komentar